FEBUPNVJ – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) turut mengambil bagian dalam kegiatan Sustainable Village Baduy Luar 2026 yang berlangsung pada 18–22 Juli 2026 di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPNVJ dengan melibatkan kolaborasi tujuh fakultas dalam upaya mendukung pemberdayaan masyarakat melalui bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.

Pada kegiatan ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Komputer melalui Program Pengembangan Ekonomi yang diselenggarakan di Kampung Kaduketug 1, Kaduketug 2, Kaduketug 3, serta Legok Jeruk. Program ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung pelaku UMKM Baduy Luar dalam mengembangkan kegiatan usahanya di tengah perkembangan ekonomi digital. Melalui pendampingan yang diberikan, pelaku UMKM didorong untuk memanfaatkan teknologi dalam memperkenalkan dan memasarkan produk, sekaligus memudahkan proses transaksi dengan tetap mempertahankan nilai budaya dan tradisi masyarakat Baduy. Program ini dikoordinasikan oleh Matthew Jermaine Saragih dan berfokus pada pengembangan serta pemasaran produk lokal Baduy Luar melalui pemanfaatan teknologi digital, khususnya QRIS, e-commerce, dan katalog digital. Matthew Jermaine Saragih menyampaikan, “Melalui kegiatan ini, kami berharap teknologi dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi dan produk lokal Baduy Luar kepada masyarakat yang lebih luas, tanpa menghilangkan nilai budaya dan tradisi yang menjadi identitas masyarakat Baduy.”

Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam kegiatan ini diwakili oleh Azka Arsila Ayudya, Erina Kirania Ismayanti, dan Stephanus Yoel dari Program Studi S1 Manajemen. Ketiganya berperan dalam proses pendampingan pelaku UMKM, khususnya dalam membantu memahami pemanfaatan teknologi untuk menunjang aktivitas usaha, mulai dari sistem pembayaran digital hingga penyusunan informasi produk yang dapat digunakan dalam kegiatan pemasaran.

Pelaksanaan program dilakukan melalui sosialisasi serta pendampingan penggunaan QRIS, e-commerce, dan katalog digital kepada 26 pelaku UMKM Baduy Luar. Dalam prosesnya, pendampingan mencakup pembuatan akun digital, pengumpulan dan penyusunan informasi produk, hingga pengembangan katalog yang disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan masing-masing usaha. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih praktis kepada pelaku UMKM mengenai penerapan teknologi dalam mendukung aktivitas bisnis sehari-hari.

Dari rangkaian pendampingan tersebut, sebanyak 13 QRIS, 14 akun e-commerce, dan 3 katalog digital berhasil difasilitasi bagi pelaku UMKM Baduy Luar. Capaian tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan digitalisasi dalam mendukung kegiatan usaha masyarakat. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi, memperkenalkan produk kepada calon konsumen yang lebih luas, serta membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan pasar dan meningkatkan daya saing produknya.

Kegiatan Sustainable Village: Baduy Luar 2026 mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pelaku UMKM menyampaikan bahwa pendampingan yang diberikan membantu mereka lebih memahami penggunaan teknologi digital untuk menunjang kegiatan usaha. Setelah mendapatkan arahan dan praktik secara langsung, beberapa pelaku UMKM bahkan mampu mengelola katalog digital secara mandiri. Hal ini menjadi salah satu bentuk keberhasilan pendampingan dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital sesuai dengan kebutuhan usahanya.

Melalui Program Pengembangan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis bersama Fakultas Ilmu Komputer UPNVJ berupaya memberikan kontribusi dalam penguatan UMKM Baduy Luar melalui pendekatan yang memadukan aspek ekonomi dan teknologi. Pemanfaatan QRIS, e-commerce, dan katalog digital diharapkan dapat terus membantu pelaku usaha dalam memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kemudahan transaksi, serta mengembangkan potensi produk lokal Baduy Luar secara berkelanjutan.

Penulis: Zulayka Rizky Fauzi

Share :