FEBUPNVJ – Pada Kamis (11/6/2026) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FEB UPNVJ) menyelenggarakan Kuliah Umum bersama Bank Indonesia dengan mengangkat tema “Peran Bank Indonesia dalam Mendorong Green Finance dan Keuangan Berkelanjutan”. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika FEB UPNVJ sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya keuangan hijau dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Acara diawali dengan sambutan Dekan FEB UPNVJ, Dr. Jubaedah menekankan pentingnya pembangunan literasi keuangan hijau di kalangan mahasiswa. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa isu keberlanjutan telah menjadi perhatian global yang perlu dipahami oleh generasi muda, khususnya mahasiswa di bidang ekonomi dan bisnis. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memahami aspek keuangan dan bisnis secara konvensional, tetapi juga harus memiliki kesadaran terhadap dampak lingkungan dan sosial dari setiap aktivitas ekonomi.

Beliau juga menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi berkelanjutan. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan hijau perlu terus didorong melalui kegiatan akademik, penelitian, maupun diskusi bersama para praktisi dan regulator.

Selain itu, Dekan FEB UPNVJ menyoroti pentingnya kolaborasi antara akademisi dan berbagai lembaga strategis, termasuk Bank Indonesia, dalam membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Melalui sinergi tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh wawasan yang lebih komprehensif mengenai implementasi kebijakan keuangan berkelanjutan serta berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi dalam praktiknya.

Memasuki sesi utama, narasumber dari Bank Indonesia oleh Bapak Dr. Heru Rahadyan, SE., Skom., MSc., CA  (Deputi direktur ekonomi – Keuangan Inklusif dan Hijau Bank Indonesia)memaparkan berbagai upaya yang dilakukan Bank Indonesia dalam mendorong pengembangan green finance dan keuangan berkelanjutan di Indonesia. Dijelaskan bahwa Bank Indonesia berperan dalam menciptakan kebijakan yang mendukung pembiayaan ramah lingkungan, menjaga stabilitas sistem keuangan yang berkelanjutan, serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung transisi menuju ekonomi hijau.

Narasumber juga menjelaskan bahwa pengembangan keuangan berkelanjutan menjadi salah satu instrumen penting dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Dalam konteks tersebut, sektor keuangan memiliki peran sebagai katalisator yang mampu mengarahkan investasi dan pembiayaan pada kegiatan-kegiatan yang mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya mahasiswa dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan terkait implementasi green finance, peluang karier di bidang keuangan berkelanjutan, serta kontribusi generasi muda dalam mendukung agenda pembangunan hijau di Indonesia.

Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, FEB UPNVJ berharap mahasiswa dapat semakin memahami peran strategis Bank Indonesia dalam mendorong keuangan berkelanjutan serta memiliki kesadaran yang lebih kuat untuk berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Share :