FEBUPNVJ – Program Studi Perbankan dan Keuangan Program Diploma (D3) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FEB UPNVJ) menyelenggarakan kegiatan Upgrading Mata Kuliah Basic Perbankan pada Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kelas Doktoral FEB UPN “Veteran” Jakarta ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang perbankan yang terus berkembang seiring transformasi digital industri keuangan.

Kegiatan dibuka oleh Koordinator Program Studi Perbankan dan Keuangan D3 yang menegaskan pentingnya penyesuaian materi pembelajaran dengan kebutuhan industri perbankan modern. Upgrading mata kuliah dinilai menjadi langkah strategis agar mahasiswa tidak hanya memahami teori dasar, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan layanan dan operasional perbankan berbasis digital.

Memasuki sesi utama, narasumber Fauzul Azim, S.E.I., M.M. menyampaikan materi mengenai produk dan jasa perbankan hingga pukul 11.20 WIB. Materi yang dipaparkan mencakup produk funding seperti giro, tabungan, dan deposito beserta karakteristik serta peruntukannya. Selain itu, dibahas pula produk lending yang meliputi kredit konsumtif dan kredit produktif bagi segmen UMKM maupun korporasi.

Dalam pemaparannya, Fauzul juga menjelaskan berbagai layanan transaksi perbankan, seperti transfer, kliring, dan inkaso, baik dalam mata uang rupiah maupun valuta asing. Perkembangan layanan digital banking turut menjadi perhatian utama mengingat transformasi digital telah mengubah pola layanan industri perbankan saat ini.

Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai alur layanan perbankan, mulai dari front office yang menitikberatkan pada etika pelayanan dan penerapan prinsip Know Your Customer (KYC), hingga back office yang mendukung operasional bank secara menyeluruh. Selain itu, dijelaskan pula prinsip dasar pengelolaan bank, seperti prinsip kehati-hatian, kerahasiaan, mengenal nasabah, dan prinsip kepercayaan sebagai fondasi utama industri perbankan.

Materi lain yang dibahas meliputi jenis-jenis bank berdasarkan fungsi, kepemilikan, dan prinsip operasional, seperti bank sentral, bank umum, Bank Perkreditan Rakyat (BPR), bank konvensional, hingga bank syariah. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai berbagai produk perbankan yang umum digunakan masyarakat, termasuk sistem penomoran rekening, mekanisme perhitungan bunga tabungan berdasarkan saldo harian, hingga ketentuan pajak atas bunga simpanan.

Selain memahami aspek teoritis, mahasiswa diperkenalkan pada mekanisme deposito sebagai simpanan berjangka serta penggunaan giro dalam transaksi pembayaran menggunakan bilyet giro maupun cek. Pada akhir sesi materi, narasumber menekankan pentingnya kualitas pelayanan (service level) yang mencakup kecepatan, ketepatan, dan kualitas layanan dalam menjaga kepuasan serta kepercayaan nasabah.

Pada sesi siang hari, peserta mengikuti simulasi praktik yang dipandu oleh Ratna Arista Dewi, S.Gz., M.S.M. Simulasi pertama berupa praktik bank mini. Selanjutnya, mahasiswa mengikuti simulasi praktik kredit untuk memahami proses analisis dan mekanisme pemberian kredit secara langsung.

Melalui simulasi tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman praktis terkait operasional perbankan dan pelayanan kepada nasabah. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran aplikatif yang memperkuat keterampilan mahasiswa dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja di sektor perbankan dan jasa keuangan.

Secara keseluruhan, kegiatan Upgrading Mata Kuliah Basic Perbankan berjalan lancar dan memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa, baik secara teoritis maupun praktis.

Share :