FEBUPNVJ – Himpunan Mahasiswa D3 Perbankan dan Keuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) sukses menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) bertema Beyond the Frame: Menata dan Merangkai Langkah Menuju Kepemimpinan Baru pada Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti mahasiswa dengan antusias dari awal hingga akhir rangkaian acara sebagai upaya membangun karakter kepemimpinan, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta memperkuat soft skill mahasiswa dalam menghadapi tantangan organisasi dan dunia kerja.

Kegiatan LDKM menghadirkan dua narasumber dari dunia profesional yang memberikan wawasan mengenai kepemimpinan dan pengembangan diri. Materi pertama disampaikan oleh Andri Muharizal Putra selaku Head of Education MNC Sekuritas. Dalam paparannya, Andri menjelaskan tiga pilar penting dalam kepemimpinan, yakni self leadership, social leadership, dan impact leadership. Ia menekankan bahwa mahasiswa perlu memiliki keseimbangan antara hard skills, soft skills, dan meta skills agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta kebutuhan industri yang terus berubah.

Menurut Andri, kemampuan teknis saja tidak cukup untuk menghadapi persaingan di dunia kerja. Mahasiswa juga perlu membangun kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Hal tersebut menjadi bekal utama dalam membentuk pemimpin muda yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu memberikan dampak positif di lingkungan sekitarnya.

Materi kedua disampaikan oleh Nadira Faras Putri selaku Teller CIMB Niaga KC Bogor. Dalam sesi tersebut, Nadira mengajak peserta untuk berani keluar dari zona nyaman sebagai langkah awal dalam proses pengembangan diri. Ia menyampaikan bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang jabatan atau posisi tertentu, melainkan tentang pola pikir, keberanian mengambil keputusan, serta kemampuan menghadapi tantangan dan menyelesaikan masalah.

Nadira juga membagikan pengalaman profesionalnya di dunia kerja perbankan sebagai gambaran nyata mengenai pentingnya kemampuan interpersonal, disiplin, dan tanggung jawab dalam membangun karier. Melalui pengalaman tersebut, peserta memperoleh pemahaman bahwa proses menjadi pemimpin dimulai dari kemampuan memimpin diri sendiri dan membangun kepercayaan dalam bekerja sama dengan orang lain.

Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait pengembangan diri, tantangan kepemimpinan di lingkungan organisasi, hingga persiapan menghadapi dunia kerja. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi diri melalui kegiatan pengembangan organisasi.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus simbol kebersamaan antara narasumber, panitia, dan peserta. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mengenai kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, serta pengembangan karakter yang adaptif dan bertanggung jawab.

Kegiatan LDKM ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, khususnya IKU 2 dan IKU 3, melalui penguatan kompetensi mahasiswa berbasis praktik dan pengalaman organisasi.

Share :