FEBUPNVJ – Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FEB UPNVJ) sukses menyelenggarakan International Studium Generale on Islamic Macroeconomic Thought and Contemporary Economic Challenges pada Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang menghadirkan akademisi dan pakar ekonomi Islam internasional, Dr. Nurizal Ismail, MA, ini diikuti oleh mahasiswa dan dosen sebagai upaya memperluas wawasan mengenai pemikiran makroekonomi Islam dalam menjawab berbagai tantangan ekonomi global kontemporer.

Kuliah umum internasional tersebut menjadi forum akademik untuk membahas relevansi ekonomi Islam dalam menghadapi persoalan ekonomi dunia, mulai dari inflasi, ketimpangan ekonomi, krisis keuangan, hingga transformasi ekonomi digital. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh perspektif yang lebih komprehensif mengenai kontribusi ekonomi syariah dalam menciptakan sistem ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan kuliah umum internasional merupakan bagian dari upaya internasionalisasi akademik sekaligus penguatan kapasitas keilmuan mahasiswa dan dosen. Menurutnya, forum ilmiah seperti ini penting untuk membuka ruang pertukaran gagasan dan memperkaya pemahaman civitas akademika terhadap perkembangan isu ekonomi global dari perspektif ekonomi Islam.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan dosen diharapkan mampu memahami perkembangan ekonomi global secara lebih luas serta melihat bagaimana ekonomi Islam menawarkan pendekatan yang relevan dan aplikatif dalam menjawab berbagai tantangan zaman,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, khususnya pada sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai isu strategis menjadi perhatian peserta, antara lain implementasi prinsip ekonomi Islam dalam kebijakan publik, penguatan sistem keuangan syariah, serta tantangan dan peluang ekonomi digital di era transformasi teknologi.

Dalam paparannya, Dr. Nurizal Ismail, MA menjelaskan bahwa ekonomi Islam tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga menempatkan keadilan sosial, pemerataan kesejahteraan, dan keberlanjutan sebagai tujuan utama pembangunan ekonomi. Ia menegaskan bahwa konsep-konsep ekonomi Islam memiliki relevansi yang kuat dalam menghadapi dinamika ekonomi modern yang semakin kompleks.

Menurutnya, pemikiran ekonomi Islam berlandaskan nilai tauhid, keadilan, dan maqashid syariah yang berfungsi sebagai fondasi dalam membangun sistem ekonomi yang lebih inklusif dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Oleh karena itu, ekonomi Islam dapat menjadi salah satu pendekatan yang mampu menjawab berbagai persoalan struktural yang dihadapi banyak negara saat ini.

Selain membahas konsep makroekonomi Islam, narasumber juga menyoroti pentingnya integrasi nilai etika dan moral dalam perumusan kebijakan ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa pendekatan ekonomi syariah menawarkan keseimbangan antara aspek material dan spiritual sehingga dapat menjadi alternatif solusi dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana penguatan jejaring akademik internasional bagi Program Studi Ekonomi Syariah FEB UPN “Veteran” Jakarta. Melalui kolaborasi dengan akademisi dari berbagai negara, program studi terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang ekonomi Islam.

Share :