FEBUPNVJ — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FEB UPNVJ) menyelenggarakan kegiatan Sharing Session bertajuk “Strategi Penguatan Nilai-Nilai Bela Negara bagi Civitas Akademik Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN ‘Veteran’ Jakarta” pada Kamis, 16 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat FEB UPNVJ ini dihadiri jajaran pimpinan fakultas, kabinet FEB, serta anggota senat. Agenda ini bertujuan memperkuat pemahaman dan implementasi nilai bela negara di lingkungan akademik. Melalui forum ini, FEB UPNVJ menegaskan komitmennya dalam membangun karakter kebangsaan yang kuat di kalangan civitas akademik.

Kegiatan menghadirkan narasumber Dr. Ivan Yulivan, S.E., M.M., M.Tr (Han)., CHRMP, dosen Universitas Pertahanan yang juga mengajar pada Program Studi Magister Manajemen FEB UPNVJ. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya implementasi sikap bela negara bagi civitas akademik sebagai fondasi dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika global.

Menurut Dr. Ivan, bela negara tidak hanya dimaknai sebagai upaya fisik, tetapi juga mencakup kesadaran berbangsa dan bernegara yang diwujudkan melalui sikap cinta tanah air, rasa persatuan, keyakinan terhadap Pancasila sebagai ideologi negara, serta kedisiplinan dan kemampuan dasar bela negara. Nilai-nilai tersebut perlu ditanamkan secara konsisten dalam aktivitas akademik sehari-hari, termasuk dalam proses pembelajaran dan interaksi di lingkungan kampus.

Ia juga menguraikan berbagai potensi ancaman nasional yang perlu diwaspadai, mulai dari ancaman ideologi, ekonomi, teknologi, politik, hingga sosial budaya. Kondisi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan keragaman agama, bahasa, dan etnis turut menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga persatuan. Selain itu, ancaman nyata seperti bencana alam, konflik sosial, penyalahgunaan narkoba, radikalisme, dan terorisme juga menjadi perhatian penting dalam konteks bela negara.

Dalam konteks pendidikan tinggi, peran akademisi dinilai strategis dalam menanamkan nilai bela negara. Akademisi diharapkan mampu membentuk karakter mahasiswa yang memiliki rasa cinta tanah air, menjadi teladan dalam bersikap, serta berperan sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan akademik yang kondusif dan inklusif. “Akademisi tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membangun karakter dan integritas generasi muda sebagai bagian dari upaya bela negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Ivan menekankan pentingnya memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam bela negara. Selain itu, civitas akademik perlu mampu mengidentifikasi potensi yang dapat dimanfaatkan untuk memotivasi mahasiswa, serta mengedepankan koordinasi dan kerja sama sebagai solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan kampus.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis FEB UPNVJ dalam mengintegrasikan nilai bela negara ke dalam budaya akademik. Melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif, diharapkan seluruh elemen civitas akademik dapat berperan aktif dalam menjaga persatuan dan ketahanan nasional.

Share :