FEBUPNVJ – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FEB UPNVJ) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik) dengan tema “Dinamika Perubahan Global dan Transformasi Perguruan Tinggi: Memperkuat Adaptabilitas, Kompetensi, dan Daya Saing” pada Kamis (10/09/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat FEB UPNVJ tersebut menghadirkan Dr. Ivan Yulivan, M.M., CHRMP., M.Tr. (Han) sebagai narasumber. FGD membahas perubahan global, dinamika dunia kerja, perilaku organisasi, serta strategi adaptif yang diperlukan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia perguruan tinggi.

Dalam pemaparannya, Dr. Ivan Yulivan menjelaskan berbagai perubahan yang berlangsung di lingkungan global dan dunia kerja serta dampaknya terhadap perilaku anggota organisasi. Menurutnya, perkembangan lingkungan eksternal mendorong organisasi untuk tidak hanya mempertahankan pola kerja yang telah berjalan, tetapi juga melakukan penyesuaian agar mampu merespons tuntutan dan tantangan baru.

Salah satu pembahasan utama dalam FGD adalah pentingnya perencanaan strategis yang bersifat adaptif. Strategi organisasi tidak dapat dipandang sebagai rencana yang statis, tetapi perlu disesuaikan secara berkelanjutan dengan perubahan lingkungan, pilihan strategis, dinamika organisasi, kepemimpinan, dan proses pembelajaran.

Dr. Ivan Yulivan juga memaparkan teknik analisis strategi adaptif yang mengintegrasikan analisis lingkungan, pilihan strategis, perubahan organisasi, kepemimpinan, dan pembelajaran. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan organisasi untuk membaca perubahan sekaligus menentukan respons yang sesuai dengan kondisi yang berkembang.

Selain strategi, budaya organisasi turut menjadi aspek yang mendapat perhatian dalam diskusi. Mengacu pada perspektif Edgar H. Schein, budaya organisasi dapat dipahami melalui sejumlah lapisan, mulai dari artefak, nilai-nilai yang dianut, hingga asumsi dasar yang memengaruhi perilaku anggota organisasi.

Pemahaman terhadap budaya organisasi dinilai penting karena proses perubahan tidak hanya berkaitan dengan struktur maupun strategi. Perubahan juga menyentuh pola pikir, nilai, dan perilaku yang telah berkembang di lingkungan organisasi. Dengan memahami budaya internal, organisasi memiliki dasar yang lebih kuat untuk mengelola perubahan secara efektif dan berkelanjutan.

Sebagai ilustrasi penerapan strategi adaptif dan perubahan budaya organisasi, Dr. Ivan Yulivan mengangkat studi kasus transformasi Microsoft di bawah kepemimpinan Satya Nadella sejak 2014. Transformasi tersebut menggambarkan bagaimana organisasi merespons perubahan industri teknologi melalui penguatan budaya inovasi dan kolaborasi serta pengembangan bisnis berbasis cloud.

Pembahasan tersebut memberikan perspektif bahwa perubahan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan organisasi. Kemampuan membaca lingkungan, melakukan analisis, menyusun strategi adaptif, serta memahami budaya organisasi menjadi faktor penting dalam menghadapi perubahan yang berlangsung secara dinamis.

Melalui FGD ini, FEB UPNVJ mendorong pengembangan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan agar semakin adaptif terhadap perubahan lingkungan perguruan tinggi. Penguatan kompetensi, kepemimpinan, budaya organisasi, dan pembelajaran berkelanjutan menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi kelembagaan sekaligus meningkatkan daya saing FEB UPNVJ.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya FEB UPNVJ dalam membangun lingkungan akademik dan organisasi yang mampu merespons perkembangan secara strategis. Adaptabilitas sumber daya manusia menjadi salah satu fondasi penting untuk memastikan setiap perubahan dapat dikelola secara terarah, sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi dan pencapaian tujuan strategis fakultas.

Share :