Sharing Session oleh Keempat Narasumber

FEBUPNVJ – Himpunan Mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan Workshop Training Audit sebagai bagian dari Accounting Building Career and Development Festival 2026 (ABCD FEST 2026), Jumat (21/8/2026). Kegiatan yang berlangsung secara luring di BEJ Lantai 4 UPNVJ ini mengusung tema “Shaping Future Careers Through Professional Growth and Practical Experience”. Melalui pemaparan materi, studi kasus, simulasi, dan diskusi interaktif, kegiatan ini dirancang untuk memperluas wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat kesiapan mereka memasuki dunia profesional.

Workshop tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik kerja di bidang audit. Peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai konsep dasar audit, tetapi juga mempelajari penerapan prosedur audit melalui kasus yang relevan dengan pekerjaan auditor di dunia profesional.

Mengusung semangat “I.M.P.A.C.T” (Inspiring Motivation, Professionalism, and Career Transformation) dan tagline “Start Small, Impact Bigger”, ABCD FEST 2026 menekankan pentingnya pertumbuhan profesional dan pengalaman praktis sebagai bagian dari proses membangun karier. Kegiatan berlangsung selama 7 jam 35 menit, mulai pukul 08.30 hingga 16.05 WIB, dan diikuti mahasiswa UPNVJ.

Workshop menghadirkan sejumlah praktisi dengan pengalaman di bidang audit. Sesi awal diisi oleh Rizky Malik Syahputra, S.Ak., dan Raihan Darmawan, S.Ak., yang berprofesi sebagai auditor di KPMG. Sementara itu, materi lanjutan turut menghadirkan Yemima Abigael Lekahena, S.Ak., bersama narasumber lainnya yang memberikan perspektif mengenai praktik audit dan pengalaman memasuki dunia kerja profesional.

Kegiatan diawali dengan sambutan Dr. Amrie Firmansyah, S.E., M.M., M.Ak., M.E., M.A., M.H., CSRS., CSRA. Ia mengapresiasi penyelenggaraan Workshop Training Audit sebagai wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dan wawasan yang relevan dengan kebutuhan dunia profesional. Menurutnya, semangat “Start Small, Impact Bigger” menunjukkan bahwa langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan tepat dapat menghasilkan dampak yang lebih besar pada masa depan.

Ketua Pelaksana ABCD FEST 2026, Pinda Widhastira Putri, kemudian menyampaikan laporan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa workshop dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada peserta melalui pembahasan materi, studi kasus, diskusi, dan simulasi audit. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan analitis dan problem solving sebagai bekal menghadapi tantangan profesi auditor.

Sesi awal berlangsung melalui sharing session bersama para narasumber yang membahas perjalanan dari bangku perkuliahan hingga memasuki dunia kerja. Para praktisi berbagi pengalaman ketika menjalani masa internship maupun bekerja sebagai auditor, termasuk tantangan menghadapi situasi baru dan tuntutan untuk terus belajar serta beradaptasi. Peserta juga memperoleh kesempatan berdiskusi secara langsung melalui sesi tanya jawab.

Materi kemudian berlanjut pada pembahasan dasar-dasar audit, meliputi pengertian dan tujuan audit, tanggung jawab auditor, pengguna opini audit, serta standar yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan audit. Peserta juga diperkenalkan dengan konsep audit risk, material misstatement, risk of material misstatement (RMM), serta perbedaan antara error dan fraud.

Dalam sesi tersebut, narasumber menekankan pentingnya reasonable assurance, professional judgment, professional skepticism, kompetensi, etika, dan independensi auditor. Pemahaman terhadap risiko salah saji dan fraud dinilai penting agar auditor dapat menentukan prosedur yang tepat dan menghasilkan opini berdasarkan bukti audit yang memadai.

Materi berikutnya membahas Cash and Cash Equivalent beserta prosedur pengujiannya, seperti test of bank reconciliation, cash count, bank confirmation, test of time deposit, dan translation of foreign currency. Peserta juga mempelajari penerapan prosedur tersebut dalam menguji asersi audit serta menangani perbedaan saldo berdasarkan SUM/AMPT.

Pada sesi Sales Vouching, peserta mempelajari proses pemeriksaan bukti transaksi pendapatan, mulai dari pemahaman proses revenue, identifikasi asersi seperti existence, completeness, accuracy, obligations, dan presentation, hingga penentuan sampel serta pemeriksaan dokumen pendukung. Praktik dilakukan dengan mencocokkan dokumen seperti purchase order (PO), sales order, delivery order, invoice, dan bukti penerimaan pembayaran untuk mengidentifikasi potensi kesalahan pencatatan pendapatan.

Sesi terakhir membahas Cut-Off Procedure yang menekankan pentingnya pencatatan transaksi pada periode akuntansi yang tepat, khususnya pada akun sales, purchases, dan inventory. Peserta mempelajari asersi occurrence/existence, completeness, dan accuracy, termasuk risiko pencatatan transaksi terlalu cepat atau terlambat yang dapat menyebabkan overstatement maupun understatement. Pembahasan juga mencakup pengaruh Incoterms dalam menentukan waktu perpindahan kendali dan risiko atas barang.

Rangkaian kegiatan dilengkapi permainan interaktif untuk melatih fokus sekaligus membangun interaksi antarpeserta. Dalam sesi penutup, para narasumber kembali berbagi pandangan mengenai profesi auditor yang dinilai dinamis karena memberikan kesempatan untuk menghadapi beragam perusahaan, proses bisnis, dan tantangan. Pengalaman tersebut juga dapat memperluas wawasan profesional serta membuka peluang pengembangan karier.

Workshop Training Audit ABCD FEST 2026 ditutup dengan tomorrow lessons, pengumuman penanya terbaik dan pemenang permainan, serta dokumentasi bersama. Melalui kegiatan ini, FEB UPNVJ terus mendorong penguatan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar yang menghubungkan teori dengan praktik, sehingga mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih baik untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja dan membangun karier profesional sejak dini.

Share :