FEBUPNVJ – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FEB UPNVJ) kembali menyelenggarakan Seminar Nasional dan Call for Papers Business, Economics, Management, and Accounting (BIEMA) 9th dengan mengusung tema Navigasi Ekonomi Baru: Transformasi Bisnis Berkelanjutan di Era Digital. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (29/7/2026) di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika UPNVJ ini menjadi wadah pertukaran gagasan ilmiah sekaligus diskusi strategis mengenai arah perkembangan ekonomi dan bisnis di tengah percepatan transformasi digital. Seminar menghadirkan akademisi, praktisi, peneliti, mahasiswa, serta pemangku kepentingan untuk membahas berbagai peluang dan tantangan dalam membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPNVJ, Dr. Jubaedah, S.E., M.M., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa dunia saat ini berada pada fase perubahan yang berlangsung sangat cepat akibat perkembangan teknologi digital, kecerdasan artifisial (artificial intelligence), big data, otomatisasi, dan berbagai platform digital yang telah mengubah cara masyarakat menjalankan aktivitas ekonomi dan bisnis.

“Perubahan tersebut tidak hanya menghadirkan peluang baru, tetapi juga membawa tantangan yang menuntut dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk mampu beradaptasi secara cepat dan tepat. Melalui seminar ini, saya berharap kita semua memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bagaimana menavigasi ekonomi baru, mengoptimalkan transformasi digital, serta membangun ekosistem bisnis yang mampu bertumbuh secara berkelanjutan,” ujar Dr. Jubaedah.

Seminar nasional BIEMA 9th menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman luas di bidang inovasi, transformasi digital, dan strategi bisnis berkelanjutan. Para pembicara menyampaikan perspektif yang saling melengkapi mengenai bagaimana teknologi, inovasi, serta pengembangan kapabilitas organisasi menjadi faktor utama dalam menciptakan daya saing pada era ekonomi digital.

Narasumber pertama, Prof. Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng., Ph.D., Komisaris PT Nanotech Indonesia Global Tbk, membawakan materi bertajuk “Indonesia dalam Perspektif Nanoteknologi: Inovasi Bisnis Start-up Berbasis Hasil Litbang sebagai Penggerak Ekonomi Baru. Ia menjelaskan bahwa hasil penelitian dan pengembangan memiliki potensi besar untuk dikomersialisasikan menjadi produk dan layanan inovatif yang mampu menciptakan nilai tambah ekonomi. Menurutnya, penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah menjadi kunci dalam mendorong lahirnya perusahaan rintisan berbasis teknologi yang berdaya saing global.

Materi berikutnya disampaikan oleh M. Abdurrohman Alhafidz, CEO Id Metafora, yang mengangkat topik optimalisasi data untuk mendorong inovasi model bisnis berkelanjutan. Ia menekankan bahwa pemanfaatan data secara efektif tidak lagi hanya menjadi instrumen pendukung pengambilan keputusan, tetapi telah berkembang menjadi aset strategis dalam menciptakan inovasi, meningkatkan efisiensi operasional, memahami perilaku pelanggan, serta membangun model bisnis yang adaptif terhadap perubahan pasar.

Sementara itu, Guru Besar FEB UPNVJ, Prof. Dr. Prasetyo Hadi, S.E., M.M., CFMP., memaparkan materi mengenai Perspektif Ambidexterity dan Dynamic Capabilities dalam Bisnis Berkelanjutan. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa organisasi perlu memiliki kemampuan untuk menjalankan eksploitasi terhadap sumber daya yang dimiliki sekaligus mengeksplorasi berbagai peluang baru agar mampu bertahan di tengah dinamika lingkungan bisnis. Kemampuan tersebut harus didukung oleh kapabilitas dinamis yang memungkinkan organisasi beradaptasi secara berkelanjutan terhadap perubahan teknologi, kebutuhan pasar, maupun tantangan global.

Melalui sesi diskusi dan tanya jawab, peserta memperoleh kesempatan untuk memperdalam pemahaman mengenai strategi transformasi digital, pengembangan inovasi berbasis riset, pemanfaatan data, hingga pembangunan organisasi yang tangguh dan berkelanjutan. Beragam perspektif yang disampaikan para narasumber diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi, pelaku usaha, maupun pembuat kebijakan dalam merumuskan langkah-langkah strategis menghadapi ekonomi baru.

Penyelenggaraan BIEMA 9th juga menjadi bagian dari komitmen FEB UPNVJ dalam memperkuat budaya akademik melalui seminar nasional dan call for papers yang mendorong lahirnya penelitian berkualitas serta kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan pemerintah. Forum ilmiah ini diharapkan mampu menghasilkan gagasan inovatif yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan daya saing bangsa, serta pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Menutup kegiatan, Dekan FEB UPNVJ, Dr. Jubaedah, S.E., M.M., menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan riset, inovasi, dan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan transformasi ekonomi global. Melalui penyelenggaraan BIEMA secara berkelanjutan, FEB UPNVJ berkomitmen menjadi pusat pengembangan ilmu ekonomi dan bisnis yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung terwujudnya ekosistem bisnis yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Share :