FEBUPNVJ – Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) mengirimkan dua dosennya untuk menghadiri kegiatan Muamalah Executive Class bertema “Leveraging Ramadhan Energy for Financial Freedom” yang diselenggarakan oleh Bank Muamalat Indonesia pada Kamis, 12 Maret 2026.

Kegiatan ini berlangsung pada pukul 13.00–15.30 WIB di Muamalat Tower tepatnya di Ballroom BJ Habibie Lantai 2, yang berlokasi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Acara tersebut dihadiri oleh nasabah prioritas, nasabah potensial, praktisi industri keuangan syariah, serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi.

Direktur Utama Bank Muamalat Indonesia, Imam Teguh Saptono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bank Muamalat berkomitmen menjadi lifetime partner bagi masyarakat dalam perjalanan hijrah menuju keberkahan finansial. Melalui program Muamalah Executive Class, Bank Muamalat menghadirkan ruang edukasi bagi masyarakat untuk memahami pengelolaan keuangan yang selaras dengan prinsip-prinsip syariah.

Sesi utama dalam kegiatan ini disampaikan oleh M. Asrorun Ni’am Sholeh, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Fatwa di Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dalam paparannya bertajuk Membangun Mindset Berkah, ia menjelaskan bahwa harta dalam perspektif Islam merupakan amanah dari Allah SWT yang harus diperoleh dan dikelola melalui cara yang halal, baik dari sisi proses maupun pemanfaatannya.

Ia juga menegaskan bahwa prinsip dasar muamalah dalam Islam adalah al-ashlu fil muamalah al-ibahah, yaitu pada dasarnya segala bentuk muamalah diperbolehkan selama tidak terdapat dalil yang melarangnya. Prinsip ini memberikan ruang bagi inovasi dalam sektor ekonomi dan keuangan syariah selama tetap berada dalam koridor syariah serta memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi literasi keuangan oleh Aznovri Kurniawan selaku Executive Director Dana Pensiun Lembaga Keuangan Muamalat (DPLK Muamalat). Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya perencanaan dana pensiun sejak usia produktif sebagai bagian dari pengelolaan keuangan jangka panjang yang sehat dan berkelanjutan.

Sebagai penutup, Baitulmaal Muamalat (BMM) menyampaikan literasi terkait keuangan sosial Islam yang menekankan pentingnya pembersihan harta melalui zakat, infak, dan sedekah, sekaligus memperkenalkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh lembaga tersebut.

Partisipasi dosen dari Program Studi Ekonomi Syariah UPNVJ dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan sinergi antara dunia akademik dan industri keuangan syariah. Melalui keterlibatan langsung dalam forum literasi dan diskusi bersama praktisi serta ulama, dosen diharapkan dapat memperkaya perspektif akademik serta memperkuat pengembangan kurikulum dan riset di bidang ekonomi dan keuangan syariah.

Kegiatan Muamalah Executive Class berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta dan ditutup dengan sesi silaturahmi serta diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang tidak hanya berorientasi pada keberlanjutan finansial, tetapi juga keberkahan serta manfaat sosial yang lebih luas.

Share :