FEBUPNVJ — Tim Mawar Veteran dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FEB UPNVJ) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Juara II Brawijaya Accounting Fair 2026 – National Accounting Olympiad. Tim yang terdiri atas Inggita Eka Wahyuni sebagai ketua, Siti Masruro Islamiyah, dan Neyna Az Zahra, seluruhnya merupakan mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi FEB UPNVJ. Kompetisi yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya tersebut berlangsung melalui tiga tahapan, yakni penyisihan pada 23 Agustus 2026, semifinal pada 12 September 2026, dan Grand Final pada 3 Oktober 2026 di Universitas Brawijaya, Malang.

Brawijaya Accounting Fair 2026 merupakan kompetisi akuntansi tingkat nasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Ajang tersebut menguji pemahaman, ketelitian, kemampuan analitis, serta penguasaan peserta terhadap berbagai bidang ilmu akuntansi. Bagi Tim Mawar Veteran, pencapaian ini menjadi bagian dari proses panjang untuk terus mengembangkan kemampuan dan menguji kesiapan menghadapi kompetisi dengan tingkat tantangan yang semakin beragam.

Persiapan kompetisi dilakukan secara bertahap sejak menjelang babak penyisihan. Tim membagi cakupan materi kepada setiap anggota sesuai kemampuan dan waktu yang tersedia, kemudian melakukan pembahasan bersama untuk memastikan pemahaman seluruh anggota tetap terintegrasi. Materi yang dipelajari mencakup Pengantar Akuntansi, Akuntansi Keuangan Menengah, Akuntansi Keuangan Lanjutan, Teori Akuntansi, Akuntansi Biaya, Akuntansi Manajemen, Akuntansi Keuangan Syariah, Akuntansi Sektor Publik, Perpajakan, Akuntansi Forensik, Manajemen Keuangan, Sistem Informasi Akuntansi, Auditing, Asuransi, Asistensi, hingga Audit Internal.

Strategi tersebut menjadi penting karena setiap anggota memiliki kesibukan akademik yang berbeda. Dua anggota tim sedang menjalani kegiatan magang, sementara satu anggota tetap menjalani perkuliahan. Kondisi itu membuat pengelolaan waktu menjadi salah satu tantangan utama. Dengan pembagian fokus materi dan diskusi bersama, tim dapat memaksimalkan waktu persiapan tanpa mengharuskan setiap anggota mempelajari seluruh materi secara merata.

Selain penguasaan materi, ketenangan mental dan pembagian peran menjadi strategi penting saat kompetisi berlangsung. Hal tersebut terutama dirasakan pada babak Grand Final yang menggunakan format cerdas cermat dengan sesi soal rebutan. Tim dituntut mengambil keputusan dalam waktu singkat dan tetap percaya diri ketika mengetahui jawaban. Keberanian mengambil kesempatan, menjaga ketenangan, serta mempercayai kemampuan masing-masing anggota menjadi faktor yang membantu Tim Mawar Veteran memperoleh hasil terbaik.

Perjalanan menuju Juara II juga tidak terlepas dari berbagai tantangan. Salah satunya berkaitan dengan pembiayaan kompetisi yang pada awalnya belum mendapatkan persetujuan. Setelah pengajuan KAK disetujui, dukungan pembiayaan membantu tim mengikuti rangkaian perlombaan dengan lebih optimal. Selain itu, perubahan jadwal kompetisi dari pihak penyelenggara mengharuskan anggota menyesuaikan kembali agenda, termasuk mengurus izin bagi dua anggota yang sedang menjalani magang.

Momen paling menegangkan bagi tim terjadi pada sesi soal rebutan di Grand Final. Keterbatasan waktu membuat setiap keputusan memiliki konsekuensi terhadap perolehan poin. Babak semifinal juga menjadi tantangan tersendiri karena peserta harus menjawab tiga soal dengan tingkat kesulitan tinggi dalam waktu yang singkat. Pengalaman tersebut melatih kemampuan berpikir cepat, membagi fokus, dan menjaga ketenangan ketika berada dalam tekanan.

Prestasi ini sekaligus memperpanjang catatan kompetitif Tim Mawar Veteran. Sebelumnya, tim yang sama berhasil meraih Juara I National Accounting Competition (NAC) EXPO 2026 Universitas Negeri Jakarta. Publikasi FEB UPNVJ mencatat keberhasilan tersebut diraih melalui proses kompetisi yang berlangsung dari April hingga babak final pada 3 Mei 2026.

Bagi Tim Mawar Veteran, kemenangan bukan semata-mata tentang posisi yang diraih, melainkan tentang konsistensi untuk terus belajar dan berkembang. Pengalaman mengikuti berbagai kompetisi selama kurang lebih dua tahun membuat mereka memahami pentingnya evaluasi, manajemen waktu, keberanian mengambil keputusan, dan kemampuan bekerja sama. Mereka memandang satu kemenangan sebagai bagian dari proses untuk menghadapi tantangan berikutnya, bukan sebagai akhir perjalanan.

Dukungan FEB UPNVJ turut menjadi bagian penting dalam perjalanan tim. Mahasiswa menyampaikan bahwa dukungan administrasi dan pembiayaan memberikan ruang bagi mereka untuk mengikuti kompetisi secara optimal. Lingkungan akademik yang mendorong mahasiswa mengembangkan kemampuan di dalam maupun di luar ruang kelas juga dinilai membantu membangun keberanian untuk berkompetisi dan membawa nama baik almamater.

Keberhasilan Tim Mawar Veteran menunjukkan bahwa prestasi mahasiswa dapat tumbuh melalui perpaduan antara penguasaan akademik, konsistensi, kolaborasi, dan keberanian mengambil peluang. Pencapaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen FEB UPNVJ dalam menciptakan lingkungan akademik yang mendukung mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan berprestasi di tingkat nasional.

Tim Mawar Veteran mengajak mahasiswa lain untuk tidak menjadikan rasa belum siap sebagai alasan untuk tidak mencoba. Menurut mereka, kompetisi merupakan ruang untuk mengetahui kemampuan sekaligus mengenali hal-hal yang masih perlu dikembangkan. Konsistensi untuk terus berproses, belajar dari pengalaman, membangun relasi, dan berani menghadapi tantangan baru dinilai lebih penting daripada sekadar mengejar satu kemenangan.

Share :