
FEBUPNVJ – Program Studi S1 Akuntansi bersama Himpunan Mahasiswa S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FEB UPNVJ) menyelenggarakan Seminar Nasional 2026 bertema “The Role of Future Professional Accountants in Society 5.0”, Sabtu (12/9/2026). Digelar secara daring melalui Zoom Meeting, seminar ini membahas kesiapan calon akuntan menghadapi transformasi digital dan perubahan kebutuhan kompetensi profesi di era Society 5.0.
Mengusung topik “Preparing Future Accountants: Bridging Digital Transformation and Professional Competence in Society 5.0”, kegiatan menghadirkan dua praktisi sebagai narasumber. Keduanya membagikan pengalaman dan perspektif mengenai perkembangan profesi akuntan, kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja, serta strategi mahasiswa mempersiapkan karier di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Ketua Program Studi S1 Akuntansi FEB UPNVJ, Andi Manggala Putra, S.E., M.Sc., CGP, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran akuntan dalam proses pengambilan keputusan di era Society 5.0. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya menguasai kemampuan teknis, tetapi juga perlu memiliki keberanian untuk menyampaikan pendapat secara profesional.
“Di era Society 5.0, peran seorang akuntan diperlukan dalam pengambilan keputusan. Melalui sharing knowledge ini, harapan dari kami bahwa mahasiswa dapat menguasai hard skill serta memiliki keberanian dalam menyuarakan pendapatnya,” ujar Andi.
Pesan serupa disampaikan Ketua HIMA SIAK, Galang Andrian Setiawan. Ia mendorong mahasiswa untuk terus mempersiapkan kompetensi diri agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan profesi akuntan. Galang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan pelaksanaan seminar.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Seminar Nasional 2026 menyoroti perubahan lingkup profesi akuntan akibat perkembangan teknologi. Ia menilai profesi akuntan saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pencatatan dan penyusunan laporan keuangan, tetapi juga dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta memberikan nilai tambah dalam pengambilan keputusan.
Memasuki sesi utama, materi pertama disampaikan oleh Veliana Theola, S.Ak., CAP., selaku Assurance Associate di Ernst & Young (EY) Indonesia. Melalui materi “Future-Ready Accountant: Adaptasi Profesi Akuntan di Era Teknologi”, Veliana membahas perubahan profesi akuntan sebagai dampak perkembangan teknologi digital.
Peserta diajak memahami bahwa kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kompetensi penting bagi akuntan masa depan. Di tengah pemanfaatan teknologi dalam berbagai proses pekerjaan, akuntan tetap perlu mempertahankan kompetensi profesional sekaligus meningkatkan kemampuan untuk menggunakan teknologi secara efektif dalam mendukung pekerjaannya.
Materi kedua disampaikan oleh Bobby Octaviano, S.E., Ak., M.M., ACPA., CPA., selaku Finance Manager di PT Singgar Mulia. Mengangkat tema “Building Competitive Accountants: Enhancing Professional Competence and Career Readiness in the Digital Era”, Bobby membahas pentingnya membangun kompetensi profesional dan kesiapan karier bagi mahasiswa maupun calon akuntan.
Dalam pemaparannya, Bobby menekankan sejumlah bekal yang perlu dipersiapkan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja, antara lain pengalaman, kemampuan digital, sertifikasi profesional, serta soft skills. Kombinasi berbagai kompetensi tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk calon akuntan yang kompetitif dan mampu merespons kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Melalui Seminar Nasional 2026, Program Studi S1 Akuntansi FEB UPNVJ menegaskan komitmennya dalam memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi perubahan dunia profesi. Penguatan kompetensi akademik, kemampuan digital, pengalaman praktis, sertifikasi, dan soft skills menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan akuntansi yang adaptif, profesional, dan relevan dengan kebutuhan era Society 5.0.
