
FEBUPNVJ – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) bersama Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi DKI Jakarta menggelar Diskusi Peluang Kerja Sama Gerai Cerdas PeKA (Perlindungan Konsumen) pada Senin (13/7/2026). Pertemuan yang berlangsung di lingkungan FEB UPN “Veteran” Jakarta tersebut membahas rencana pengembangan Gerai Cerdas PeKA sebagai pusat edukasi literasi digital dan perlindungan konsumen di lingkungan kampus. Program ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara dunia akademik dan Bank Indonesia dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap sistem pembayaran digital, perilaku konsumen, serta perlindungan konsumen di era digital.
Dalam pemaparannya, perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta menjelaskan bahwa Gerai Cerdas PeKA merupakan program yang dirancang untuk menjembatani kebutuhan digitalisasi dengan peningkatan perlindungan konsumen. Program ini sejalan dengan upaya Bank Indonesia mendukung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global sekaligus pusat perekonomian nasional.
Gerai Cerdas PeKA memiliki dua fokus utama. Pertama, penyediaan fasilitas edukasi dengan konsep serupa BI Corner yang menyediakan berbagai referensi mengenai digitalisasi dan perlindungan konsumen. Kedua, penyelenggaraan program aktivasi atau engagement jangka panjang guna meningkatkan literasi masyarakat. Sebagai bentuk dukungan, Bank Indonesia menyatakan kesiapan memfasilitasi penyediaan buku dan berbagai bahan bacaan mengenai digitalisasi sesuai kebutuhan kampus.

Selain penyediaan sarana edukasi, Bank Indonesia juga berencana melibatkan media dan kalangan akademisi untuk mengangkat berbagai isu strategis mengenai digitalisasi dan perlindungan konsumen. Dosen serta mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi melalui penelitian mengenai perilaku konsumen maupun berbagai tantangan perlindungan konsumen di tengah perkembangan ekonomi digital.
Pada sesi pembahasan teknis, Bank Indonesia menyampaikan bahwa Gerai Cerdas PeKA merupakan program nasional yang akan dilaksanakan selama satu tahun. Mengingat implementasi dimulai pada pertengahan tahun, pelaksanaan di UPN “Veteran” Jakarta direncanakan berlangsung selama satu semester atau enam bulan. UPN “Veteran” Jakarta dipilih sebagai salah satu perguruan tinggi pelaksana karena menjadi penerima Program Beasiswa Bank Indonesia melalui Generasi Baru Indonesia (GenBI).
Berbagai agenda telah disiapkan dalam implementasi program tersebut. Rangkaian kegiatan meliputi peluncuran Gerai Cerdas PeKA yang dapat dikolaborasikan dengan seminar, penyelenggaraan meet up bersama sivitas akademika sebagai ruang diskusi mengenai perlindungan konsumen dan digitalisasi, Innovation Challenge yang dikelola mahasiswa GenBI sekaligus pemilihan Duta PeKA Digital, hingga pemberian penghargaan bagi mahasiswa yang aktif dan inovatif mendukung program tersebut. Bank Indonesia juga memberikan keleluasaan kepada pihak kampus untuk menyusun konsep peluncuran agar sesuai dengan karakteristik kegiatan akademik.

Dukungan yang ditawarkan Bank Indonesia tidak hanya terbatas pada aspek edukasi, tetapi juga penguatan ekosistem transaksi digital di lingkungan kampus. Salah satu usulan yang dibahas ialah penyediaan vending machine yang mendukung pembayaran menggunakan QRIS TAP. Implementasi fasilitas tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa serta mempertimbangkan kesiapan lingkungan kampus agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Sebagai bagian dari penguatan literasi, Bank Indonesia juga siap memfasilitasi penyediaan standing television yang akan menampilkan berbagai materi edukasi mengenai perlindungan konsumen, sistem pembayaran digital, serta informasi mengenai program-program Bank Indonesia yang relevan bagi sivitas akademika.
Menanggapi rencana tersebut, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN “Veteran” Jakarta, Dr. Jubaedah, SE, MM, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bank Indonesia dalam menghadirkan Gerai Cerdas PeKA di lingkungan kampus. Menurutnya, program tersebut memiliki nilai strategis dalam meningkatkan literasi digital mahasiswa sekaligus memperkuat pemahaman mengenai hak dan kewajiban konsumen pada era transformasi digital.
Lebih lanjut, Dekan berharap Gerai Cerdas PeKA tidak hanya menjadi ruang edukasi, tetapi dapat berkembang menjadi pusat layanan dan pendampingan bagi sivitas akademika, sebagaimana konsep Tax Center yang telah berjalan di berbagai perguruan tinggi. Selain itu, FEB UPN “Veteran” Jakarta juga mengundang Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi DKI Jakarta untuk berpartisipasi sebagai narasumber pada Seminar Nasional BIEMA 9th yang akan diselenggarakan pada 29 Juli 2026. Kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan Bank Indonesia dalam menciptakan generasi yang memiliki literasi digital, memahami sistem pembayaran modern, serta mampu menjadi konsumen yang cerdas dan terlindungi.
