FEBUPNVJ – Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional melalui partisipasi aktif pada Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (DPW IAEI) DKI Jakarta Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah (PEBS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Depok, ini menjadi forum strategis bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Pada kegiatan tersebut, Program Studi Ekonomi Syariah FEB UPN “Veteran” Jakarta diwakili oleh Dr. Ade Nur Rohim, S.H.I., M.E.I., CDIF dan Fadhli Suko Wiryanto, S.Pd., M.Si., CDIF. Keikutsertaan kedua dosen tersebut merupakan bagian dari upaya institusi dalam memperluas jejaring akademik, memperkuat peran organisasi profesi, serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap pengembangan keilmuan ekonomi Islam.

Muswil DPW IAEI DKI Jakarta Tahun 2026 membahas sejumlah agenda penting, mulai dari laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, penyusunan program kerja organisasi, hingga pemilihan kepengurusan baru untuk periode mendatang. Selain itu, forum ini menjadi ruang diskusi bagi para pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah strategis dalam menjawab tantangan dan peluang pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tengah dinamika ekonomi global.

Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh berbagai informasi terkini mengenai penguatan industri halal, pengembangan riset ekonomi syariah, serta peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat. Pertemuan ini juga membuka kesempatan untuk memperkuat sinergi antarlembaga dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekosistem ekonomi syariah nasional.

Dr. Ade Nur Rohim, S.H.I., M.E.I., CDIF menilai Musyawarah Wilayah IAEI memiliki peran penting dalam memperkuat kontribusi akademisi terhadap kemajuan ekonomi syariah Indonesia.

“Musyawarah Wilayah IAEI tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga sarana strategis untuk memperkuat kolaborasi antar akademisi dan praktisi. Melalui forum ini, kita dapat menyinergikan berbagai pemikiran dan program yang mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Fadhli Suko Wiryanto, S.Pd., M.Si., CDIF menegaskan bahwa penguatan jejaring akademik menjadi faktor penting dalam menghadapi perkembangan ekonomi syariah yang semakin dinamis.

“Partisipasi dalam Muswil DPW IAEI DKI Jakarta memberikan kesempatan yang sangat berharga untuk memperluas jejaring profesional, bertukar pengalaman, serta membuka peluang kolaborasi penelitian dan pengabdian. Hasil dari forum ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan Program Studi Ekonomi Syariah dan peningkatan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi,” katanya.

Keikutsertaan dosen FEB UPN “Veteran” Jakarta dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Program Studi Ekonomi Syariah sebagai salah satu pusat pengembangan keilmuan ekonomi Islam yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan industri. Berbagai wawasan serta peluang kerja sama yang diperoleh dari forum tersebut akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Share :