
FEBUPNVJ – Enterprise Development Center (EDC) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FEB UPNVJ) sukses menyelenggarakan kegiatan Staff Development Center (SDC) pada Sabtu (23/5/2026) secara daring melalui platform Zoom Meeting. Mengusung tema From Concept to Creation, kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan, meningkatkan kreativitas, serta membuka cara pandang baru bagi peserta dalam melihat peluang usaha dan mengembangkan potensi diri di bidang kewirausahaan.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota EDC, mulai dari pengurus inti hingga staf departemen. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan teori mengenai pembuatan dan pengembangan bisnis, tetapi juga memperoleh pemahaman aplikatif terkait implementasi bisnis secara nyata dari para narasumber yang telah memiliki pengalaman di dunia usaha.
President EDC, Muhammad Rafi Syahputra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Staff Development Center menjadi wadah penting untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai dunia bisnis dan kewirausahaan. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki keberanian untuk mulai mencoba membangun usaha sejak dini.
“Dengan diadakannya Staff Development Center ini, diharapkan dapat menambah pengetahuan dan pemahaman mengenai bagaimana cara membuka bisnis,” ujar Rafi.
Sambutan juga disampaikan oleh Stefiana Rahayu Chow selaku Project Officer Staff Development Center. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas serta kemampuan berpikir inovatif dalam melihat peluang bisnis di lingkungan sekitar.
Materi inti dalam kegiatan ini membahas pentingnya keberanian, konsistensi, dan kerja keras dalam membangun sebuah usaha. Peserta diberikan pemahaman bahwa memulai bisnis tidak selalu membutuhkan modal besar, melainkan dapat dimulai dengan memanfaatkan fasilitas yang telah dimiliki, seperti telepon genggam dan media digital untuk mengenal pasar sekaligus memasarkan produk.
Selain itu, peserta juga diajak memahami pentingnya menjaga reputasi bisnis, menentukan fokus usaha agar memiliki ciri khas, serta memanfaatkan platform digital, seperti Status WhatsApp dan fitur live streaming, sebagai media promosi untuk memperluas jangkauan konsumen di tengah persaingan bisnis yang semakin berkembang.
Tidak hanya sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga menghadirkan workshop dan pitching sebagai wadah pengembangan kreativitas peserta. Dalam sesi workshop, peserta diberikan studi kasus mengenai tren fashion yang terus berkembang dan berdampak pada meningkatnya limbah tekstil akibat pakaian yang tidak lagi digunakan atau sudah tidak mengikuti tren.
Melalui studi kasus tersebut, peserta diajak mencari solusi kreatif dan relevan melalui diskusi bersama departemen masing-masing di breakout room. Hasil diskusi kemudian dipresentasikan dalam sesi pitching berupa ide maupun solusi bisnis yang inovatif dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
Melalui kegiatan Staff Development Center ini, peserta diharapkan semakin berani menuangkan ide, berpikir kreatif, serta mampu menghadirkan solusi inovatif sesuai dengan semangat Creativepreneur yang diusung dalam kegiatan. Selain melatih kemampuan komunikasi dan kerja sama tim, kegiatan ini juga membuka wawasan peserta bahwa berbagai persoalan di sekitar dapat menjadi peluang usaha yang bernilai dan bermanfaat.
