KH. Rasyidin Effendi selaku narasumber

FEBUPNVJ – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FEB UPNVJ) menggelar kegiatan silaturahmi dan pembekalan rohani bertema “Ramadhan sebagai Momentum Peningkatan Profesionalisme dan Budaya Kerja Berintegritas” pada Kamis (12/2/2026) di Ruang 201–202 Gedung Soepomo. Kegiatan ini menghadirkan KH. Rasyidin Effendi, S.Q., M.A. sebagai narasumber dan diikuti oleh seluruh dosen serta tenaga kependidikan FEB UPNVJ.

Kegiatan silaturahmi ini menjadi ruang refleksi bersama bagi sivitas akademika untuk memaknai Ramadhan tidak hanya sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai momentum peningkatan kualitas profesionalisme dalam lingkungan kerja. Dalam tausiyahnya, KH. Rasyidin Effendi menegaskan bahwa Ramadhan merupakan bulan istimewa karena di dalamnya Allah SWT menurunkan kitab-kitab samawi, termasuk Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat manusia.

Ia menjelaskan, Ramadhan adalah bulan penuh rahmat, ampunan, serta pembebasan dari api neraka. Setiap amal kebaikan yang dilakukan pada bulan tersebut akan dilipatgandakan pahalanya. Selain itu, terdapat Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan, yang menjadi keistimewaan tersendiri karena merupakan malam diturunkannya Al-Qur’an. “Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang seharusnya meningkatkan kualitas keimanan sekaligus etos kerja kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, KH. Rasyidin memaparkan empat hal yang perlu dipersiapkan dalam menyambut Ramadhan. Pertama, persiapan mental dan spiritual agar hati bersih serta niat ibadah semakin kuat. Kedua, persiapan fisik guna menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa. Ketiga, persiapan ilmu agar pemahaman terhadap ibadah semakin benar dan berkualitas. Keempat, persiapan finansial untuk mendukung ibadah sosial seperti zakat, infak, dan sedekah.

Menurutnya, kesiapan tersebut penting agar Ramadhan tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, melainkan momentum transformasi diri. Ia juga mengingatkan bahwa ibadah puasa tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan produktivitas. “Ramadhan jadikan kita lebih semangat dalam bekerja, bukan untuk bermalas-malasan,” tegasnya di hadapan peserta.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para dosen dan tenaga kependidikan karena dinilai relevan dengan tantangan dunia kerja di lingkungan pendidikan tinggi. Momentum Ramadhan diharapkan mampu memperkuat budaya kerja yang profesional, disiplin, serta berintegritas di FEB UPNVJ.

Share :