FEBUPNVJ – Mangrove Forest adalah salah satu program BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN “Veteran” Jakarta. Program ini merupakan kegiatan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Mengingat betapa besar manfaat mangrove dalam menyelamatkan lingkungan. Selain sebagai habitat bagi berbagai macam satwa dan tanaman, hutan mangrove juga mampu menyerap karbondioksida 10 kali lebih kuat daripada hutan kota. Oleh karenanya program ini bertujuan untuk mewujudkan ekosistem perairan yang bersih, asri, dan baik khususnya pada pantai dan laut. Utamanya penanaman pohon mangrove juga mengurangi tingkat abrasi di pesisir Pantai Jawa bagian Utara. Penyebaran benih ikan dan udang bertujuan untuk membentuk ekosistem baru bagi habitat hewan air.
Telah dilaksanakan kegiatan Mangrove Forest pada hari Sabtu, 03 Juni 2023 yang diselenggarakan oleh Departemen Sosial Lingkungan BEM FEB UPN “Veteran” Jakarta yang berkolaborasi dengan Mangrove Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan secara offline di Eduwisata Mangrove Tanjung Burung, Tangerang, Banten yang dihadiri oleh panitia acara dan tim Mangrove Jakarta. Kegiatan Mangrove Forest ini mengusung tema “Mangroveku Selamatkan Indonesia”.
Panitia Mangrove Forest berkumpul di UPN “Veteran” Jakarta pada pukul 06.30-07.00 WIB. Pada pukul 07.18 panitia berangkat menuju Eduwisata Mangrove Tanjung Burung, Tangerang, Banten sebagai meeting point dengan tim Mangrove Jakarta dan tiba pada pukul 08.30 WIB. Kemudian dilanjut dengan persiapan oleh seluruh panitia.
Acara dimulai dengan pembukaan oleh Rehabilitation and Logistics Team at Mangrove Jakarta, Wardah Khumairo selaku pemandu acara pada pukul 08.45 WIB. Pada bagian ini, pemandu acara membuka acara dengan memperkenalkan diri dan menyapa para panitia yang hadir.
Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemberian kata sambutan pada pukul 08.47 WIB yang diawali oleh Co-Founder Mangrove Jakarta, saudara Bayu Pamungkas, kemudian dilanjutkan pemberian kata sambutan oleh Ketua BEM FEB UPN “Veteran” Jakarta, saudara Evan Daniel, dan yang terakhir adalah pemberian kata sambutan oleh Ketua Pelaksana Mangrove Forest 2023, Hani Nurhaniasih.

Pada pukul 09.00 WIB, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi secara singkat yang dibawakan oleh saudara Sultan selaku tim riset dari Mangrove Jakarta terkait wawasan seputar mangrove. Narasumber memaparkan mengenai kondisi perairan di laut Indonesia hingga keanekaragaman mangrove yang dimiliki di negara ini. Poin utama yang dibahas adalah mengenai manfaat penanaman pohon mangrove diantaranya kemampuannya untuk melindungi pantai dari hantaman tsunami. Sesi ini dilanjutkan dengan sesi tanya jawab hingga pukul 09.40 WIB. Kemudian seluruh panitia Bersama tim Mangrove Jakarta melakukan foto Bersama hingga pukul 09.48.
Selanjutnya panitia dengan dipandu tim Mangrove Jakarta menuju ke titik penanaman di muara Sungai Cisadane, Banten pada pukul 09.55 WIB. Kegiatan dilakukan dengan setiap panitia menanam tiga sampai empat bibit mangrove rhizophora dan avicennia yang diikat dengat ajir (bambu pegangan bibit mangrove). Selanjutnya penyebaran benih ikan dan udang dilakukan hingga pukul 12.30 WIB. Kemudian panitia kembali menuju meeting point pada pukul 13.00 dan melakukan bersih -bersih. Pada bagian ini panitia diberikan kesempatan untuk istirahat, sholat, dan makan serta berganti pakaian. Kemudian acara ditutup oleh Wardah Khumairo selaku pemandu acara pada pukul 15.15 WIB.
