
FEBUPNVJ — Selasa (27/10) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FEB UPNVJ) memperkuat perannya dalam membangun literasi dan inklusi keuangan generasi muda melalui kolaborasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT MNC Sekuritas, dan PT Berdikari Manajemen Investasi (BMI). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui rangkaian edukasi keuangan yang membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai pelindungan konsumen, risiko aktivitas keuangan ilegal, pengelolaan keuangan, hingga investasi di pasar modal. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FEB UPNVJ mempersiapkan mahasiswa agar mampu mengambil keputusan finansial secara rasional dan bertanggung jawab di tengah perkembangan ekonomi digital.
Rangkaian kegiatan menghadirkan Andes Novytasary, Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Jabodebek; Wesly Andri R., Senior Marketing Mutual Fund MNC Sekuritas; Enky Qashas, Head of Investment PT Berdikari Manajemen Investasi; serta Deva Ananda Putra, Asisten Manajer Senior PEPK OJK Jabodebek. Diskusi dimoderatori Chicha Amalia, Anchor Garuda TV.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diarahkan pada tiga aspek utama, yakni penguatan pelindungan finansial, perubahan pola pikir dalam mengelola uang, serta pengenalan praktik investasi yang cerdas dan terukur. Ketiganya dirancang agar mahasiswa tidak berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pada aspek pelindungan finansial, FEB UPNVJ bersama OJK menghadirkan seminar bertajuk “Bijak Kelola Uang, Waspada Scam! dan Aktivitas Keuangan Ilegal”. Materi edukasi menyoroti berbagai risiko yang dapat dihadapi masyarakat di ruang digital, termasuk penipuan, pinjaman daring ilegal, dan judi daring.
Mahasiswa juga diarahkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan digital, menjaga keamanan data pribadi, serta memahami pentingnya memeriksa legalitas layanan keuangan sebelum menggunakannya. Edukasi tersebut menjadi semakin relevan seiring meningkatnya aktivitas finansial masyarakat melalui platform digital yang menawarkan kemudahan sekaligus menghadirkan risiko baru bagi konsumen.

Selain pelindungan konsumen, FEB UPNVJ mendorong perubahan pola pikir mahasiswa melalui program HAVING FUND 2026 dengan kampanye “Mindset Baru, Masa Depan Baru”. Program ini mengajak mahasiswa melihat pengelolaan uang bukan sekadar persoalan memenuhi kebutuhan saat ini, melainkan bagian dari perencanaan masa depan.
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa didorong untuk membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat, mulai dari menyusun anggaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, hingga menyisihkan sebagian dana untuk tujuan jangka panjang. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa menghindari keputusan finansial yang didorong gaya hidup konsumtif maupun tekanan sosial di lingkungan digital.
Penguatan literasi kemudian dilanjutkan dengan pengenalan investasi melalui sesi “Smart Investor di Era Digital” bersama MNC Sekuritas dan BMI. Mahasiswa diperkenalkan pada pentingnya memahami tujuan investasi, risiko, karakteristik instrumen, serta dampak inflasi terhadap nilai uang sebelum menentukan pilihan investasi.
Reksa dana menjadi salah satu instrumen yang diperkenalkan sebagai alternatif investasi yang dapat dipelajari oleh investor pemula. Selain pemahaman mengenai instrumen investasi, mahasiswa juga mendapatkan wawasan mengenai pemanfaatan teknologi dalam aktivitas pasar modal, termasuk pengenalan fasilitas online trading melalui aplikasi Motion Trade dari MNC Sekuritas.
Bagi FEB UPNVJ, literasi keuangan perlu berjalan beriringan dengan pelindungan konsumen dan akses terhadap informasi investasi yang kredibel. Karena itu, keterlibatan OJK, MNC Sekuritas, dan BMI memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh perspektif dari regulator sekaligus pelaku industri jasa keuangan.
Dekan FEB UPNVJ, Dr. Jubaedah, SE., MM., menempatkan penguatan kompetensi mahasiswa sebagai bagian penting dari pengembangan kualitas lulusan. Sejalan dengan arah pengembangan FEB UPNVJ, pendidikan mahasiswa tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada kemampuan menghadapi persoalan nyata, termasuk mengambil keputusan finansial secara bijak dan bertanggung jawab.
Melalui kolaborasi ini, FEB UPNVJ terus memperluas pengalaman belajar mahasiswa melalui keterhubungan antara lingkungan akademik dan dunia industri. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja sekaligus membangun kemandirian ekonomi melalui kecakapan mengelola keuangan, memahami risiko, dan mengambil keputusan investasi berdasarkan informasi yang tepat.
Penguatan literasi keuangan menjadi bagian dari komitmen FEB UPNVJ untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga adaptif, berkarakter, dan memiliki kesiapan menghadapi dinamika ekonomi digital. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi muda yang lebih kritis terhadap risiko keuangan, cerdas dalam mengelola sumber daya, serta bijak dalam menentukan langkah investasi untuk masa depan.
