
FEBUPNVJ – Rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FEB UPNVJ) 2026 memasuki hari kedua di Balai Komando Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (13/8/2026). Kegiatan berlangsung meriah dengan menghadirkan H. Anies Rasyid Baswedan, S.E., M.P.P., Ph.D. sebagai narasumber utama untuk membekali mahasiswa baru menghadapi kehidupan akademik dan masa depan.
Wakil Rektor Bidang Umum, Perencanaan dan Keuangan UPNVJ, Prof. Dr. Ir. Netti Herawati, M.Si., dalam sambutannya mengingatkan mahasiswa agar masa studi empat tahun tidak hanya berorientasi pada IPK dan kelulusan tepat waktu. Menurutnya, perkuliahan harus menjadi perjalanan intelektual dan spiritual yang memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
“Perjalanan empat tahun ini harus menjadi perjalanan intelektual dan spiritual. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk banyak orang,” ujar Prof. Netti.
Dalam sesi utama, Anies mengajak mahasiswa mempersiapkan diri untuk memasuki fase kehidupan setelah kuliah. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara aktivitas akademik dan nonakademik. Menurutnya, kedua aspek tersebut merupakan bekal penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi sekaligus pengalaman.
Pada sesi tanya jawab, Mahasiswa membahas berbagai topik yang relevan dengan bidang studi seperti cara menghadapi kegagalan ataupun cara menghasilkan karya yang memberikan dampak. Anies mendorong mahasiswa tidak sekadar mengejar nilai, tetapi memahami alasan di balik target akademik yang ditetapkan, termasuk mempersiapkan peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang magister melalui beasiswa.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun karya dari gagasan yang memiliki dasar pemikiran yang kuat. Menurutnya, mahasiswa perlu membiasakan diri berdiskusi, menulis, dan mendokumentasikan pengalaman selama kuliah sebagai bagian dari proses mengembangkan kemampuan berpikir.
Melalui PKKMB 2026, FEB UPNVJ tidak hanya memperkenalkan lingkungan akademik kepada mahasiswa baru, tetapi juga mendorong pembentukan karakter, integritas, kepemimpinan, dan kepedulian sosial sebagai bekal untuk berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
