
FEBUPNVJ– Tim Win With Z dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FEB UPNVJ) berhasil meraih prestasi dalam ajang Business Case Competition 2026 melalui gagasan bisnis bertajuk “Kainnesia Tri-Vantage: Tiga Sudut Pandang, Satu Bentangan Karya.” Tim tersebut beranggotakan Rafli Syahbani dari Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan, Shaqilla Aulia dari Program Studi S1 Manajemen, dan Sharon Eunice Benyamin dari Program Studi S1 Akuntansi.
Dalam kompetisi tersebut, peserta ditantang menganalisis persoalan bisnis Kainnesia, brand fashion dan craft berkelanjutan yang memberdayakan lebih dari 400 penenun lokal melalui produk tenun autentik berbasis fair trade. Tantangan yang dihadapi Kainnesia mencakup permintaan business-to-business (B2B) yang belum stabil, nilai autentisitas produk yang belum tersampaikan secara optimal kepada konsumen business-to-consumer (B2C), serta koordinasi operasional yang membutuhkan integrasi lebih baik.
Menjawab tantangan tersebut, Tim Win With Z merancang Kainnesia Tri-Vantage, strategi terintegrasi yang memadukan tiga pendekatan untuk memperkuat pertumbuhan bisnis dari sisi pasar, identitas merek, dan operasional. Strategi tersebut meliputi NUSAKA Partnership, KAIN (Kainnesia Authentic Identity & Narrative), dan Kainnesia JALIN (Operational Control Tower).
NUSAKA Partnership diarahkan untuk memperkuat pengembangan pasar B2B melalui kemitraan strategis. Sementara itu, KAIN berfokus pada penguatan identitas dan narasi autentisitas produk agar nilai budaya di balik produk tenun dapat tersampaikan secara lebih kuat kepada konsumen. Adapun Kainnesia JALIN dirancang sebagai pendekatan pengendalian operasional untuk membantu mengintegrasikan proses bisnis yang melibatkan jaringan produksi dan ratusan penenun.
Penyusunan ketiga strategi tersebut dilakukan melalui proses analisis yang menyeluruh. Tim tidak hanya mengidentifikasi persoalan dari sisi pasar, tetapi juga mempelajari perilaku konsumen, kekuatan identitas produk, serta kompleksitas operasional yang muncul dalam ekosistem bisnis Kainnesia. Berbagai diskusi dan pengembangan strategi dilakukan untuk memastikan solusi yang ditawarkan memiliki dasar analisis sekaligus realistis untuk diterapkan.
Bagi Tim Win With Z, keikutsertaan dalam kompetisi tersebut memberikan pengalaman dalam memahami bahwa penyelesaian business case membutuhkan lebih dari sekadar gagasan kreatif. Kemampuan menghubungkan berbagai persoalan dan menyusun solusi yang terintegrasi menjadi bagian penting dalam menghasilkan strategi bisnis yang dapat memberikan dampak nyata.
Melalui Kainnesia Tri-Vantage, Tim Win With Z berupaya menunjukkan bahwa penguatan pasar, identitas merek, dan operasional dapat dikembangkan secara beriringan untuk menciptakan pertumbuhan bisnis yang scalable dan sustainable. Pendekatan tersebut tetap menempatkan autentisitas budaya serta kesejahteraan penenun sebagai bagian penting dalam pengembangan bisnis.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa FEB UPNVJ memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan analitis, kolaborasi, dan pemecahan masalah melalui kompetisi berbasis kasus bisnis. FEB UPNVJ terus mendorong mahasiswa untuk berani mengembangkan gagasan, menguji kemampuan di tingkat kompetisi, serta menghasilkan solusi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan masyarakat.
Prestasi Tim Win With Z diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa FEB UPNVJ lainnya untuk terus mengembangkan potensi, membangun kolaborasi lintas disiplin, dan berani berkompetisi. Bagi Tim Win With Z, kompetisi bukan semata-mata tentang hasil akhir, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, bekerja sama, mengasah cara berpikir, dan menghadirkan solusi yang memiliki nilai nyata.
