
FEBUPNVJ – Tim Trio Gapit dari FEB UPN “Veteran” Jakarta berhasil melaju ke babak final Ecoforstunat 2026 melalui inovasi produk pangan berbasis kearifan lokal, yaitu kue gapit khas Cirebon. Dalam perjalanannya, Tim Trio Gapit berhasil menyisihkan 72 tim peserta hingga menjadi salah satu dari 10 tim yang melaju ke babak final.
Tim Trio Gapit terdiri atas Aria Gusman sebagai ketua tim, bersama Fathia Ramadhianti dan Naila Salsabila sebagai anggota. Tim mengembangkan kue gapit khas Cirebon dengan pendekatan inovasi produk dan bisnis, sekaligus mengangkat potensi pangan lokal agar memiliki nilai tambah dan daya tarik bagi konsumen masa kini.
Kue gapit merupakan salah satu makanan tradisional khas Cirebon yang dikenal dengan teksturnya yang renyah. Melalui Ecoforstunat 2026, Tim Trio Gapit berupaya mengembangkan produk tersebut dengan tetap mempertahankan identitas lokalnya, namun menghadirkannya melalui konsep inovasi yang lebih relevan dengan perkembangan kebutuhan dan preferensi konsumen.
Perjalanan kompetisi dimulai dari tahap seleksi yang diikuti oleh 72 tim. Setelah melalui rangkaian proses seleksi dan penilaian, Tim Trio Gapit berhasil masuk ke dalam 10 tim terbaik dan berhak melanjutkan perjuangan ke babak final.
Babak final Ecoforstunat 2026 diselenggarakan pada 19 September 2026. Pada tahap tersebut, Tim Trio Gapit mempresentasikan gagasan inovasi yang telah dikembangkan di hadapan dewan juri dan bersaing dengan sembilan tim finalis lainnya.
Keberhasilan mencapai babak final menjadi pencapaian tersendiri bagi Tim Trio Gapit. Meskipun belum berhasil meraih gelar juara, perjalanan dari 72 tim hingga menjadi 10 finalis menunjukkan kemampuan tim dalam mengembangkan ide, menganalisis peluang, serta mengolah potensi pangan tradisional menjadi gagasan inovasi yang kompetitif.
Melalui keikutsertaan dalam Ecoforstunat 2026, Tim Trio Gapit memperoleh pengalaman dalam inovasi produk, pengembangan bisnis, problem solving, serta presentasi dan komunikasi ide. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi tim untuk terus mengembangkan inovasi berbasis potensi lokal dan memperkenalkan produk pangan Indonesia melalui pendekatan yang kreatif dan relevan.
