
FEBUPNVJ – Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FEB UPNVJ) menggelar Rapat Kerja Bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB UPNVJ Tahun 2026 pada Sabtu (21/2/2026). Kegiatan berlangsung secara hybrid di Ruang Lecture A Fakultas Kedokteran Gedung Cipto Mangunkusumo dan melalui Zoom Meeting. Rapat ini bertujuan menyelaraskan visi dan misi kedua lembaga serta menetapkan pedoman resmi sebagai dasar pelaksanaan program kerja satu periode kepengurusan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Badan Pengurus Harian MPM FEB, Badan Pengurus Harian BEM FEB, panitia pelaksana, serta perwakilan Organisasi Mahasiswa, Kelompok Studi Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa, dan Keluarga Mahasiswa (KEMA) FEB UPNVJ.
Ketua Umum MPM FEB 2026, Putu Amelia Padmajani, dalam sambutannya menegaskan pentingnya forum rapat kerja sebagai instrumen konstitusional untuk memastikan arah kebijakan organisasi berjalan sesuai prinsip akuntabilitas. “Rapat kerja ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan komitmen agar seluruh program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan mahasiswa,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua BEM FEB 2026, Muhammad Raditya Rasyid, menyampaikan bahwa kepengurusan tahun ini mengusung semangat kolaboratif melalui konsep Kabinet Katalis Karya. “Kami ingin menghadirkan peran BEM sebagai katalisator perubahan yang progresif dan relevan bagi KEMA FEB. Seluruh program disusun berbasis kebutuhan riil mahasiswa dan indikator kebermanfaatan yang terukur,” katanya.
Memasuki agenda inti, forum menetapkan dan mengesahkan sejumlah dokumen strategis sebagai landasan operasional organisasi. Pertama, Ketetapan Garis-Garis Besar Program Kerja Organisasi (GBPKO) yang menjadi panduan utama dalam perencanaan dan pelaksanaan program. Kedua, Ketetapan Prosedur Tetap Hubungan MPM dan BEM FEB (PROTAP) yang mengatur mekanisme koordinasi dan pengawasan antar lembaga. Ketiga, Standar Prosedur Administrasi (SPA) guna memastikan tata kelola organisasi berjalan efektif, efisien, dan terdokumentasi dengan baik.
Setelah pengesahan dokumen, Ketua dan Wakil Ketua BEM memaparkan makna Kabinet Katalis Karya sebagai simbol komitmen menghadirkan solusi inovatif dan berdampak. Visi dan misi kepengurusan dijabarkan secara terukur, termasuk target peningkatan partisipasi mahasiswa, penguatan kapasitas organisasi, serta optimalisasi kolaborasi lintas bidang.
Selanjutnya, setiap bidang di lingkungan BEM FEB UPNVJ mempresentasikan arah strategis dan program kerja selama satu periode. Paparan mencakup deskripsi kegiatan, tujuan, luaran yang diharapkan, serta linimasa pelaksanaan. Sesi ini diikuti dialog interaktif antara MPM dan BEM untuk menilai keselarasan program dengan GBPKO, efektivitas perencanaan, serta potensi dampaknya bagi mahasiswa.
Rapat Kerja Bersama MPM dan BEM FEB UPNVJ 2026 ditutup dengan pengesahan seluruh program kerja BEM dan sesi dokumentasi sebagai penanda dimulainya kepengurusan baru. Momentum ini diharapkan memperkuat transparansi, sinergi, dan integritas tata kelola organisasi mahasiswa di lingkungan FEB UPNVJ.
Dengan terselenggaranya rapat kerja ini, FEB UPNVJ menegaskan komitmennya dalam membangun budaya organisasi mahasiswa yang transparan, sinergis, dan berorientasi pada kebermanfaatan, sejalan dengan semangat Bela Negara yang menjadi nilai dasar universitas.
