FEBUPNVJ – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menggelar rapat penyamaan persepsi pembelajaran semester genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Jumat (6/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Gedung Dr. Wahidin Sudirohusodo ini dihadiri oleh seluruh dosen di lingkungan FEB UPNVJ sebagai upaya menyelaraskan kebijakan akademik dan meningkatkan mutu proses pembelajaran.

Rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN “Veteran” Jakarta yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi dan komitmen dosen dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi serta tuntutan kualitas lulusan yang semakin kompetitif. Dekan juga memberikan pengantar mengenai agenda strategis yang akan dibahas dalam rapat tersebut.

Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Muhammad Anwar Fathoni, menyampaikan bahwa agenda rapat meliputi evaluasi pembelajaran Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025, tantangan pendidikan terkini, serta persiapan pembelajaran Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Dalam sesi evaluasi, dipaparkan bahwa persentase Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang telah terunggah di sistem Learning Management System (LEADS) baru mencapai 88,60 persen, sementara ketersediaan materi pembelajaran tercatat sebesar 73,66 persen. Adapun persentase video pembelajaran dinilai masih relatif rendah.

Menindaklanjuti hal tersebut, Wakil Dekan Bidang Akademik menegaskan bahwa mulai semester ini setiap dosen diwajibkan menyediakan video pembelajaran pada setiap pertemuan di LEADS, baik berupa video yang diproduksi sendiri maupun video rujukan dari sumber terpercaya seperti YouTube. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendukung fleksibilitas proses belajar mengajar.

Selain evaluasi pembelajaran, capaian tracer study alumni juga menjadi perhatian. Pada tahun 2025, tingkat partisipasi pengisian tracer study tercatat sebesar 76 persen. Angka ini dinilai perlu ditingkatkan sebagai dasar evaluasi relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja. Dalam konteks tantangan pendidikan terkini, Wakil Dekan Bidang Akademik turut mengaitkan pembelajaran dengan isu tingkat pengangguran terbuka dan kebutuhan kompetensi lulusan.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan Bidang Akademik juga mengingatkan sejumlah ketentuan penting dalam pelaksanaan pembelajaran semester genap Tahun Akademik 2025/2026. Salah satunya adalah persentase kehadiran minimal mahasiswa, yaitu 12 kali tatap muka dari total 14 pertemuan di luar Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester. Selain itu, dosen diminta memperhatikan bobot penilaian mata kuliah serta komponen penilaian tugas akhir agar sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku.

Melalui rapat koordinasi ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN “Veteran” Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat adaptasi terhadap tantangan pendidikan tinggi, serta menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi.

Share :