FEBUPNVJ – Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan kegiatan Sharing Session bertajuk Implementation of Sustainability Issues in Course Syllabi/Semester Learning Plan in the Accounting Department.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat FEB UPNVJ pada Jumat, 29 Agustus 2025 pukul 08.30 – 11.00 WIB dan dihadiri oleh dosen-dosen Jurusan Akuntansi. Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Jurusan Akuntansi FEB UPNVJ, Dr. Amrie Firmansyah, S.E., M.M., M.Ak., M.E., M.A., M.H., CSRS, CSRA, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber internasional, Assistant Professor Trairong Swatdikun, Ph.D dari Walailak University, Thailand. Kehadiran narasumber dari luar negeri ini memberikan wawasan baru mengenai tren global dalam pendidikan akuntansi yang semakin menekankan isu keberlanjutan.

Dalam paparannya, narasumber menyoroti bahwa isu keberlanjutan semakin relevan untuk diintegrasikan dalam kurikulum akuntansi. Tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan ruang dalam struktur kurikulum yang ada sehingga sulit menambahkan mata kuliah khusus keberlanjutan. Solusi yang disarankan adalah dengan mengintegrasikan materi keberlanjutan ke berbagai mata kuliah melalui studi kasus, sehingga mahasiswa dapat memahami penerapannya secara nyata.

Bagi Program Diploma (D3 Akuntansi), integrasi keberlanjutan difokuskan pada pengenalan dasar dan contoh praktis sederhana, mengingat kurikulumnya yang lebih padat dan berorientasi pada keterampilan teknis. Sementara itu, Program Sarjana (S1 Akuntansi) dinilai relevan untuk mengintegrasikan isu ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam mata kuliah seperti Pelaporan Keuangan dan Analisis Laporan Keuangan. Rekomendasi lain adalah penambahan topik Sustainability Reporting, pemisahan mata kuliah Etika dan Hukum Bisnis, serta penguatan materi perpajakan dasar di semester awal.

Pada tingkat Magister (S2 Akuntansi/MAKSI), mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami kepatuhan, tetapi juga menilai implikasi akuntansi terhadap strategi perusahaan. Fokus pembelajaran yang disarankan mencakup akuntansi sosial dan lingkungan, pelaporan keberlanjutan, assurance, hingga isu global seperti perubahan iklim, CSR, dan greenwashing. Tantangan utama di tingkat ini adalah mengintegrasikan isu keberlanjutan ke dalam metodologi penelitian serta menata kembali struktur kurikulum semester akhir.

Kegiatan ini menyimpulkan bahwa integrasi isu keberlanjutan perlu disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Pada tingkat D3 diarahkan pada kesadaran dasar, pada S1 difokuskan pada penguatan melalui mata kuliah pelaporan dan analisis keuangan, sementara di S2 pendalaman dilakukan pada aspek pengambilan keputusan, pelaporan, serta penelitian akuntansi.

Dengan adanya Sharing Session ini, Jurusan Akuntansi FEB UPNVJ mendapatkan masukan penting untuk pengembangan kurikulum yang lebih relevan dengan tantangan global. Integrasi isu keberlanjutan diharapkan dapat mencetak lulusan akuntansi yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan. Acara ditutup dengan foto bersama serta apresiasi kepada narasumber atas kontribusi yang diberikan.

Share :