FEBUPNVJ — Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta menggelar Kaleidoskop Kemahasiswaan Award 2025 pada Kamis, sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian dan kontribusi mahasiswa sepanjang tahun. Salah satu penghargaan bergengsi dalam ajang ini adalah kategori Mahasiswa dengan Prestasi Terbanyak Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang tahun ini diraih oleh Rizky Ardiansyah (2310112078), mahasiswa S1 Akuntansi.
Dalam sambutannya, Rizky memperkenalkan dirinya sebagai mahasiswa penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang tumbuh dalam keterbatasan ekonomi. Ia berbagi kisah hidupnya yang selama bertahun-tahun tinggal di ruang kontrakan berukuran 3×3 meter bersama keluarganya. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi alasan untuk berjuang lebih keras dibandingkan kebanyakan orang.
Namun, keterbatasan tidak menghentikan langkahnya. Rizky berhasil menorehkan 20 prestasi dalam satu tahun, mengharumkan nama FEB UPNVJ di berbagai kompetisi, khususnya di bidang equity research competition—sebuah bidang yang identik dengan dunia pasar modal dan investasi.
Ketertarikannya pada bidang tersebut terinspirasi dari sosok kakak tingkat sekaligus mentornya, Yogi Satrio Bagus, yang sebelumnya juga berprestasi di ajang yang sama. Meski demikian, perjalanan Rizky tidak mudah. Ia mengungkapkan pernah mengalami kekalahan berturut-turut selama delapan bulan pertama mengikuti perlombaan. Dari proses itulah, ia belajar hingga akhirnya mampu mengubah kegagalan menjadi deretan medali sepanjang tahun 2025.
“Saya bukan orang hebat, tapi saya tidak pernah kalah. Karena saya menang, atau saya belajar,” ujarnya penuh makna.
Rizky juga menyampaikan terima kasih kepada UPNVJ dan FEB yang telah memberikan dukungan pendanaan lomba, serta kepada KSPM Galeri Investasi yang dinilainya konsisten mencetak mahasiswa berprestasi. Ia menyebut banyak rekan satu kelompok studi yang juga meraih 4 hingga 10 prestasi dalam setahun, menunjukkan kuatnya budaya kompetitif dan kolaboratif di lingkungan tersebut.
Ucapan terima kasih turut ia sampaikan kepada teman-teman yang mendukung perjalanan akademik dan perlombaannya, serta secara khusus kepada sang ibu yang menjadi sumber motivasi terbesarnya.
Prestasi Rizky Ardiansyah menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Semangat pantang menyerah dan kemauan untuk terus belajar menjadikannya inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berjuang meraih mimpi dan membawa nama baik universitas.
