Fakultas Ekonomi dan Bisnis menyelenggarakan kegiatan fullday demi mengawal penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal

by | Oct 17, 2020

Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPNVJ memiliki impian besar meraih akreditasi Internasional pada 2025 – 2030 sebagaimana telah dirumuskan dalam milestones FEB UPNVJ. Impian besar ini telah tertuang di dalam Renstra 2020 – 2024 serta Visi dan Misi FEB, sehingga komitmen terhadap mutu pengelolaan Fakultas dan Prodi menjadi hal yang sangat penting. Dalam rangka mengawal penerapan SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL Fakultas dan Prodi serta menghadapi Audit Mutu Internal dan Audit ISO, maka FEB menyelenggarakan kegiatan Fullday “Persiapan Surveillance ISO 21001:2018 dan Audit Mutu Internal 2020, Penyusunan LKPS dan Monitoring Evaluasi Pembelajaran Semester Ganjil TA. 2020/2021 selama 2 hari (Jumat-Sabtu, 16 – 17 Oktober 2020) di RA Simatupang Jakarta.

Fullday ini mengundang Satria Yudhia Wijaya, SE., MS.Ak. selaku Ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) untuk memberikan materi temuan ISO tahun lalu dan dokumen yang harus disiapkan dalam menghadapi AMI dan audit Surveillance ISO 21001:2018. Acara ini diikuti oleh Kajur, Kaprodi, Sesprodi, tim GKM dan tendik FEB UPNVJ dan output yang diharapkan adalah tersusunnya evaluasi risk register 2019, dokumen risk register 2020, sinkronisasi sarmut dan RESNTRA FEB, LED dan LKPS TA 2019/2020. Adapun PIC kegiatan ini adalah Wadek bidang Akademik, Ibu Dr. Ni Putu Eka Widyastuti.

“Budaya Mutu harus menjadi pola pikir, pola sikap dan pola prilaku keseharian semua pengelola di lingkungan FEB, mulai dari Dekanat sebagai Unit Penyelenggara Program Studi (UPPS), Jurusan serta Prodi sebagai Program Studi (PS), Tim Penjaminan Mutu tingkat Fakultas dan Gugus Kendali Mutu Prodi sampai kepada Tenaga Kependidikan” jelas Dekan FEB, Dr. Dianwicaksih Arieftiara, saat sambutan pembukaan kegiatan ini Jumat 16 Oktober 2020 lalu. Lebih lanjut, Dr. Dianwicaksih Arieftiara menegaskan bahwa penerapan PPEPP- Penetapan Pelaksanaan Evaluasi Pengendalian dan Peningkatan- (yang menjadi core dari SPMI) menjadi nafas keseharian di dalam pengelolaan Prodi sehingga saat menghadapi assesment dari pihak luar, baik itu ISO maupun Akreditasi BAN-PT, Prodi akan selalu siap. Dalam pembukaan acara, Dekan FEB juga memberikan arah dan kebijakan terkait Mutu FEB, “Bismillahirrohmanirrohim, Saya yakin dan percaya besama-sama kita mewujudkan FEB menjadi LEADER dalam implementasi PPEPP berbasis manajemen risiko.”