Fakultas Ekonomi dan Bisnis

FEBUPNVJ – Perkembangan bentuk kecurangan dan modus kejahatan di bidang Pengadaan Barang/Jasa yang mengakibatkan hilangnya uang pemerintah dan banyak pejabat yang terkena kasus korupsi. Melihat kondisi ini, maka sangatlah dibutuhkan satu kompetensi yang dengan cepat dapat mengetahui apakah dalam kegiatan satu pengadaan, teridentifikasi Fraud atau tidak. Untuk memenuhi kompetensi tersebut maka dibutuhkan sertifikasi Certified Mitigation in Procurement (CMiP). Pada Hari Sabtu (5/10/2022) Fakultas Ekonomi dan Bisnis bekerja sama dengan CMiP menggelar Seminar dengan tema “Meningkatkan Kompetensi Lulusan Melalui Sertifikasi Certified Mitigation in Procurement (CMiP))” yang diadakan secara hybrid dengan menghadirkan narasumber seorang Auditor Ahli Utama Inspektorat Utama Sekretariat Jendral DPR RI, Drs. Setyanta Nugara, MM., QGIA., CGCAE dan Piping Efrianto, SE., M.Si., CFRA seorang Auditor Madya Utama Sekretariat Jendral DPR RI.

Dalam sambutannya dekan fakultas ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Jakarta menyampaikan bahwa Seminar ini sangat bermanfaat untuk kita semua guna menghindari kecurangan di bidang pengadaan barang dan jasa, kenapa sih kita harus awareness dan harus mengawal kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa, melalui materi yang akan disampaikan oleh para narasumber kita akan tahu jawaban-jawaban dari itu semua. Fakultas ekonomi dan bisnis disini juga sudah bekerja sama dengan CMiP, kita bisa sama sama mengawal. Setelah anda lulus, ibu harap kalian dapat meningkatkan kompetendi melalui CMiP untuk pencegahan korupsi, agar setelah lulus dapat bersaing dengan baik.

Drs. Setyanta Nugraha, M.M., QGIA., CGCAE menyampaikan bahwa Tujuan dari perolehan Sertifikasi adalah untuk memberikan jaminan profesional atas kompetensi seorang pejabat atau pelaksana dalam bidang Uji Pengadaan Barang dan Jasa, yang dengan cepat dapat mengetahui apakah dalam kegiatan tersebut teridentifikasi Fraud atau tidak. Dengan mengikuti sertifikasi CMiP keuntungan yang didapat mahasiswa yaitu lebih paham atas risiko pekerjaan, lebih percaya diri sebagai pengelola pengadaan barang dan jasa, lebih terhindar dari jeratan kasus korupsi. Piping Efrianto juga menyampaikan bahwa CMiP dirancang agar pemegang Sertifikasi ini dengan dibantu Tools bernama Korupmeter (metode role play tidak menghafal) dapat mendeteksi dan menilai apakah dalam satu Kegiatan PBJ, terindikasi terdapat kecurangan Signifikan yang akan berdampak kepada Kerugian. CMiP bermanfaat bagi stakeholder PBJ baik Instansi Pemerintah, Perusahan Negara / Daerah dan juga Swasta.

Share :