Fakultas Ekonomi dan Bisnis

FEBUPNVJ – Salah satu profesi yang paling berpengaruh dalam pemanfaatan big data adalah Profesi Akuntan. Semakin banyak sistem informasi akuntansi terkomputerisasi yang mampu mengotomatisasi pembuatan laporan keuangan secara real time sehingga memangkas biaya dan waktu sekaligus meningkatkan keakuratan laporan keuangan, mewujudkan paperless office, jejak audit secara otomatis terekam oleh sistem, pengumpulan data secara otomatis dan real time, dan menjamin keamanan data dengan sistem otorisasi(Lobo, Tilt, dan Forsaith, 2004; Ghasemi, Shafeiepour, Aslani, dan Barvayeh, 2011). Oleh karena itu, banyak pihak mengkhawatirkan profesi akuntan tidak lagi dibutuhkan oleh dunia bisnis di era big data karena digantikan oleh berbagai software akuntansi yang lebih murah, lebih cepat dan lebih akurat dalam mencatat transaksi keuangan. 

Untuk menjawab kekhawatiran berbagai pihak tentang profesi akuntan tidak lagi dibutuhkan oleh dunia bisnis di era big data maka Program Studi Akuntansi Program Magister FEB UPN Veteran Jakarta menyelenggarakan Accountants Talk Series #2 dengan mengusung tema Pemanfaatan Big Data: “Perspektif Akuntan” dengan menghadirkan Budi Santoso, SE., Ak., MForAccy, PGCS, CA, CFE, CPA (Aus) selaku Director Forensic Services & Financial Crime Territory Leader PwC pada hari Selasa (5/7/2022) melalui virtual zoom meeting yang dihadiri kurang lebih 100 peserta. Kegiatan webinar ini juga bertujuan untuk mempromosikan program studi magister akuntansi sehingga dapat menarik minat masyarakt untuk menjadi calon mahasiswa.

Pada kesempatan kali ini Dekan FEB, Dr. Dianwicaksih Arieftiara, SE., Ak., M.Ak., CA., CSRS menjadi Keynote Speaker yang dalam presentasinya menyampaikan bahwa “Saat ini dunia menghasilkan data dalam jumlah yang besar, big data memiliki ciri 3V, Volume, Variety, dan Velocity. Perkembangan big data telah mendukung munculnya artificial intelligent atau kecerdasan buatan. Data dapat membantu akuntan yang berprofesi menjadi konsultan, kemampuan lulusan dalam menggunakan big data dalam analisis sangat penting, maka dari itu FEB membaca peluang dan tantangan dalam big data, dengan cara mereformasi dan mengupgrade kualitas laboratorium khususnya yang terkait big data, selain itu FEB juga mengadirkan pakar-pakar yang ahli dalam bidangnya  terkait big data yang manfaatnya dapat dirasakan oleh mahasiswa maupun para dosen di lingkungan fakultas ekonomi dan bisnis UPN Veteran Jakarta”.

Akhmad Saebani, CMA, CBV selaku Kepala Program Studi Magister Akuntansi juga menyampaikan keunikan dan keunggulan magister akuntansi FEB UPNVJ, salah satunya adalah kurikulum PSMA FEB UPN Veteran Jakarta mengintegrasikan nilai-nilai bela negara pada setiap mata kuliah, kegiatan proses belajar mengajar dan budaya mutu, meningkatkan kompetensi untuk menjadi akuntan profesional yang mampu bertansformasi di era digital.

Saat ini hampir semua perusahaan sudah berlomba-lomba ke era digital. PwC sudah memprediksi sejak 2015 bahwa kedepannya akan diperlukan beberapa area yang memerlukan teknologi secara besar-besaran, berdasarkan survey PwC di tahun 2030 transaksi sudah menggunakan digital payment. “Dunia bisnis saat ini menghadapi perubahan yang cukup pesat yang mendorong audit internal menjadi strategis diantaranya peningkatan volume transaksi, munculnya teknologi baru yang inovatif, transformasi bisnis, cybersecurity and privacy, Regulasi” Jelas Budi Santoso. Ada 4 kekuatan pertama yang mendorong keharusan peningkatan keterampilan, yaitu meningkatkan otomisasi pekerjaan, penurunan ketersediaan bakat, penurunan mobilitas tenaga kerja terampil, dan penuaan. 

Kegiatan webinar ini berjalan dengan lancar, antusias peserta terlihat dalam keaktifan mereka melakukan tanya jawab dengan narasumber. Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber dan moderator.

Share :