Fakultas Ekonomi dan Bisnis

FEBUPNVJ – Jumat (08/04/2022) telah selesai dilaksanakan Championship Development Team (PILOT) 3.0 dengan mengusung tema “Smart and Innovative Business Creation” yang diselenggarakan oleh KSM Enterprise Development Center, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta. Championship Development Team (PILOT) 3.0 dilakukan secara daring melalui ruang virtual Zoom Meeting, berlangsung selama kurang lebih 90 menit, yang dilaksanakan sebanyak 4 kali pertemuan, pertemuan pertama dan kedua pukul 15.00 – 16.30, pertemuan ketiga pukul 16.00 – 17.30, dan pertemuan keempat pukul 14.45 – 16.30 dengan jumlah partisipan sebanyak 69 orang, yang terdiri dari dosen, narasumber, dan mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta. Pengisi materi/narasumber dalam acara ini adalah Himawan Rahardika, RSA, Bapak A. Heri Iswanto, serta Khusnul Khotimah, S.Pd.

Championship Development Team (PILOT) 3.0 dibuka dan dipandu oleh perwakilan dari divisi Academic & Research EDC Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta tepat pada waktu yang ditentukan. Dilanjutkan dengan doa bersama dan foto bersama oleh MC, serta sambutan dari Pembina EDC dan Ketua EDC.

Inti acara, yakni pemaparan materi oleh narasumber yaitu pada hari pertama oleh Himawan Rahardika, RSA, hari kedua dan ketiga oleh Bapak A. Heri Iswanto, dan hari keempat oleh Khusnul Khotimah, S.Pd yang memaparkan materi dengan sangat baik dan menarik yang disampaikan dalam waktu 60 menit. Para narasumber memaparkan materi yang berhubungan dengan Business Model Canvas, yakni Himawan Rahardika, RSA dengan materi “BPC and how to make a good business proposal”, Bapak A. Heri Iswanto dengam materi “Plagiarisme dalam Proposal Bisnis”, dan Khusnul Khotimah, S.Pd dengam materi “Mengenal lebih dalam Metode Business Model Canvas”.

Sesi Tanya jawab menjadi sesi yang ditunggu-tunggu para peserta PILOT 3.0 setelah menyaksikan pemaparan. MC membuka sesi Tanya jawab dan disambut antusias oleh para peserta dengan lontaran pertanyaan-pertanyaan yang telah mereka persiapkan. Salah satu pertanyaan terlontarkan oleh peserta bernama Siti Wardah sebagai berikut: “Izin bertanya kepada kak Himawan, tadi yang bagian uji kelayakan produk itu ada isi kalau misalkan lebih baik kita menunjukan gambar, nah untuk gambar produk tersebut kita harus buat saat ada produknya lalu difoto atau dapat hanya dibuat dengan animasi seperti di Adobe Illustrator?” yang kemudian langsung dijawab oleh narasumber Himawan Rahardika, RSA bahwa kalau menunjukan foto produk di proposal kita, saat dewan juri membaca langsung mengerti gambaran produknya. Agar lebih efisien, kita dapat membuat mockup melalui website, masukan logo kita lalu masukan ke kemasan nanti langsung jadi dan siap di download karena sekarang sudah sangat banyak tools yang dapat digunakan.

Share :